Aku ingin mencintai dengan sederhana, bukan dengan cinta ataupun rasa yang berlebihan
Aku ingin memiliki dengan sederhana, membangun cinta dengan keindahan yang di buat bersama
Aku ingin menyukaimu dengan sederhana, dengan cara yang tidak berlebihan
Dengan kesederhanaan pula awalnya aku memasukkanmu ke hatiku ..
Ingat awal kita bertemu? Kau menahan pintu lift lantai ground itu untuk menunggu ku yang sedang berlari terengah-engah dari pintu masuk kampus kita. Lalu kau berdecak entah menertawakanku atau iba karena melihatku berlumuran keringat.
Dulu, kini dan selamanya. Aku hanya akan mencintaimu dalam diam. Layaknya bulan yang hendak bersanding bersama matahari siang hari.
Dalam diam aku merasakan cintamu, merasakan hangatnya dekapanmu yang tak terbayangkan. Merasakan hangatnya jemarimu yang terselip diantara jari-jari tanganku. Merasakan tulusnya senyumanmu yang kau lemparkan kala menatapku. Hanya itu yang kudapat dan kukenang. Berawal diam dan berakhir diam. Tak ada reaksi atom-atom ataupun senyawa berbahaya lainnya yang meletup ketika merasakanmu.
Namun maaf kini kau hanya akan menjadi lingkaran hitam gerhana bulan, yang datangnya hanya bisa dihitung dalam jutaan tahun cahaya, melintasi menutupi bulan yang indah dalam hitungan menit.
0 comments:
Post a Comment